Berita / Dewandaru /
Contoh Kongkrit Mengawali Bisnis
Sapi di perternakan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. foto: Ist
Sekali lagi, sejak saya memulai usaha tahun 1995, baru kali ini pemerintah begitu serius mendorong masyarakat supaya gemar berusaha.
Bisa jadi karena ini sudah sangat mendesak untuk mengurangi pengangguran dan menggerakkan ekonomi riil.
Itulah makanya berbagai kemudahan ijin dan gampangnya akses permodalan nampak jelas. Padahal ini yang selama ini jadi keluhan utama. Konkretnya, program KUR bunganya hanya 3% per tahun, pinjam hingga Rp100 juta, tanpa jaminan.
Sebetulnya, bisnis persis sama dengan berenang, naik sepeda motor, menembak dan lainnya. Sekalipun ujian teori nilainya A, jika tanpa diawali, maka tanpa pernah bisa. Takkan mungkin habis wisuda langsung jadi pengusaha.
Karena selain ilmu teori, sarat dengan ilmu hikmah atas langkahnya sendiri, lalu disempurnakan. Selain itu juga ada nuansa naluri dan intuisi. Terus begitu. Sampai bisa dengan sendirinya. Akhirnya jadi refleks dan terampil.
Begini;
Dua bulan lagi Idul Adha. Bagi yang peka bisnis, pasti tahu bahwa itu adalah momentum meledaknya jumlah permintaan hewan qurban; Sapi, Domba dan Kambing.
Harganya juga naik karena ditoleransi oleh umat Islam yang mau qurban, tanpa banyak menawar.
Jika fokusnya diurai pada sapi, maka ini yang paling marketable. Dasarnya, data tahun-tahun sebelumnya adalah harga antara Rp20 juta-Rp25 juta per ekor. Bisa buat satu keluarga dan juga bisa buat tujuh keluarga. Ini pangsa pasar terbesarnya.
Langkahnya saat ini, tinggal beli sapi harga antara Rp12 juta-Rp 15 juta. Jika dirawat dua bulan lagi dengan modal Rp1 juta perekor pantas dijual antara Rp20 juta-Rp25 juta per ekor. Dari gambaran ini nampak jelas ada laba sekitar Rp5 juta per ekor.
Jika memanfaatkan dana KUR bunga 3% per tahun maksimal Rp100 juta tanpa jaminan, dapatlah 7 ekor @,Rp13 juta = Rp91 juta. Sisanya Rp9 juta untuk pakan dan lainnya. Kurang lebih estimasi modal kerjanya itu.
Jika dijual Rp20 juta x 7 ekor, maka omsetnya Rp140 juta. Untuk membayar pelunasan KUR pokok dan bunga Rp101 juta. Laba bersih Rp39 juta. Hal menarik selain dapat laba, juga dapat ilmu hikmah buat bekal pengembangan usaha berikutnya.
Sehingga sayapun memanfaatkan "golden age". Ruas emas ini untuk menambah jaring usaha, pengalaman usaha dan tentunya meningkatkan kapasitas usaha agar makin terpercaya oleh masyarakat luas. Yaitu menyediakan sapi bakalan untuk qurban dua bulan lagi.








Komentar Via Facebook :