Kendati begitu, Husni meminta kepada BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Siak agar secepatnya mendistribusikan bantuan evakuasi dan logistik kepada korban banjir.
Tak hanya itu, Husni juga meminta BPBD mengecek dan memonitor secara rutin kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut.
"Apalagi kita dengar informasi dari BMKG bahwa November ini puncak hujan. Nah, jadi kami mohon untuk masyarakat bersabar. Karena memang kemampuan kita juga terbatas, apalagi alat berat juga tak bisa diturunkan, tetapi tetap kita pantau," kata dia.
Berikut data rilis BPBD Siak, sedikitnya ada 8 kecamatan yang terdampak banjir:
1. Kampung Belutu, Kampung Kandis dan Kampung Penting Bekulo di Kecamatan Kandis, dengan jumlah korban terdampak 1.159 jiwa.
2. Kampung Tualang di Kecamatan Tualang dengan jumlah korban 166 jiwa.
3. Kampung Mengkapan dan Kampung Tanjung Kuras di Kecamatan Sungai Apit dengan jumlah korban 198 KK.
4. Kampung Dosan dan Kampung Pebadaran di Kecamatan Pusako dengan jumlah korban 71 KK.
5. Kampung Benteng Hilir, Benteng Hulu dan Merempan Hilir di Kecamatan Mempura dengan korban 300 KK.
6. Kampung Merempan Hulu di Kecamatan Siak dengan korban 27 KK.
7. Kampung Kuala Gasib, Pangkalan Pisang, Buatan II, Sengkemang dan Rantau Panjang di Kecamatan Koto Gasib dengan korban 32 KK.
8. Kampung Lumbuk Umbut di Kecamatan Sungai Mandau dengan korban 9 KK.
Ribuan Warga Diterjang Banjir, Wabup Siak: Sabar...
Diskusi pembaca untuk berita ini