Penerapan GAP secara konsisten diyakini mampu meningkatkan produktivitas TBS sekaligus membuat penggunaan pupuk, tenaga kerja, dan biaya produksi menjadi lebih efisien.
Sepanjang 2026, AKPY telah menyelenggarakan 10 kelas pelatihan budidaya dan lima kelas pelatihan panen serta pascapanen bagi pekebun di Kabupaten Paser.
Secara keseluruhan, sebanyak 556 pekebun sawit di Kabupaten Paser telah mengikuti program peningkatan kapasitas tersebut.
Pemerintah berharap pelatihan yang diberikan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan sehingga produktivitas kebun sawit rakyat dapat meningkat dan mendekati target 30 ton TBS per hektare per tahun.
Peningkatan produktivitas dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing sawit rakyat sekaligus meningkatkan pendapatan petani di tengah dinamika industri sawit nasional.
Produktivitas Sawit Rakyat Paser Mandek, Target 30 Ton Masih Jauh dari Harapan
Diskusi pembaca untuk berita ini