Hal ini juga diamini Kepala Kantor Pegadaian Bengkulu, Noveldi bahwa tahun ini emas masih menjadi alternatif pilihan investasi bagi petani sawit di Bengkulu.
Ini dikarenakan harga emas yang relatif stabil dan cenderung meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, petani sawit kini juga sudah mulai paham bahwa emas merupakan investasi yang bermanfaat untuk melindungi nilai aset mereka.
"Pengalaman selama pandemi Covid-19 dua tahun terakhir mengajarkan bahwa emas sangat bermanfaat sebagai jaring pengaman ekonomi pada saat terjadi krisis," kata Noveldi.
Melihat hal tersebut, Noveldi optimistis emas masih menjadi investasi yang digandrungi oleh semua kalangan termasuk petani sawit. Antusiasme petani sawit juga terlihat dari jumlah nasabah aktif tabungan emas di Pegadaian yang terus bertambah.
"Setidaknya, ada ribuan nasabah tabungan emas di Pegadaian di Bengkulu. Artinya, masyarakat di sini masih menjadikan emas sebagai alternatif investasi. Apalagi, selain mudah diperjual-belikan, emas juga bermanfaat untuk menjaga likuiditas," pungkasnya.
Petani Sawit Wajib Tahu! Investasi Emas Diyakini Bisa Terhindar Dari Inflasi
Diskusi pembaca untuk berita ini