Padang, elaeis.co - Petani Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Koto Besar, Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) keluhkan potongan timbangan oleh PKS hingga 8%. Ini dianggap petani tidak wajar dan merugikan petani.

Sebab jika dihitung-hitung kerugian petani bisa mencapai Rp500.000 setiap truk TBS masuk ke PKS di wilayah tersebut.

Menurut Ketua DPW Apkasindo Sumbar, Jufri Nur potongan timbangan hingga 8% itu tidak hanya terjadi di wilayah Dharmasraya. Melainkan hampir semua PKS di Sumbar melakukan potongan timbangan. 

"Pada umumnya PKS yang ada di Sumbar rata-rata melakukan pemotongan di atas 6%," kata Jufri kepada elaeis.co, Senin (14/4).

Jufri mengaku kondisi ini sangat merugikan petani. Untuk itu pihaknya mendukung jika pemerintah daerah maupun provinsi menertibkan PKS nakal tersebut.

"Kita minta Gubernur Sumbar untuk bisa menertibkannya dengan membentuk Satgas khusus. Sebab tidak sedikit PKS-PKS nakal yang perlu ditertibkan. Ini dilakukan agar petani kita tidak menelan kerugian secara terus menerus," pungkasnya.