Pemerintah setempat mulai menyadari dampak negatif dari tren ini. Bupati Bengkulu Tengah, Hariyandi Roni mengatakan, akan merancang program untuk memberikan pelatihan keterampilan dan hiburan alternatif guna mengalihkan minat para petani dari judi slot.

Sebab, tidak dapat dipungkiri bahwa ada potensi kerugian ekonomi akibat kecenderungan bermain slot.

"Uang yang seharusnya diinvestasikan kembali dalam pertanian atau pengembangan usaha lain, justru terbuang dalam mesin slot, makanya kita akan rancang program yang mendorong masyarakat tidak tertarik bermain judi slot," tutupnya.