Kedua, penguatan kapasitas manajerial koperasi dengan pendampingan usaha. Fokus awal diarahkan pada koperasi di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang diproyeksikan sebagai pusat percontohan.
Ketiga, digitalisasi koperasi. Saat ini, dari 94 KopDes/Kel Merah Putih yang tercatat, masih ada 21 koperasi yang belum terdaftar dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkopdes). Padahal, keikutsertaan dalam sistem ini menjadi pintu masuk penting untuk mengakses pembiayaan maupun pasar.
Keempat, rencana bisnis berbasis potensi desa. Setiap koperasi didorong untuk menyusun proposal usaha sesuai kondisi wilayah masing-masing. Dukungan tambahan akan datang dari LPDB, organisasi mitra seperti Agriterra, serta pemerintah daerah.
“Semua pihak bisa bersama-sama mendorong KSMJ menjadi salah satu piloting program hilirisasi berbasis sawit di tingkat desa,” tegas Elviandi.
Kemenkop juga menyoroti pentingnya standarisasi mutu produk KopDes/Kel Merah Putih. Dengan standar yang jelas, produk koperasi tidak hanya siap bersaing di pasar domestik, tapi juga berpotensi masuk ke jaringan distribusi yang lebih luas.
“Ini semua sebagai upaya mendorong perkembangan usaha KopDes Merah Putih melalui hilirisasi komoditas unggulan di Kabupaten Kotawaringin Barat,” lanjut Elviandi.
Bagi petani, langkah ini lebih dari sekadar program pemerintah. Selama ini, mereka hanya bisa menjual tandan buah segar (TBS) kepada pabrik besar dengan margin keuntungan terbatas. Dengan hadirnya KSMJ, terbuka peluang agar petani ikut menikmati nilai tambah dari hasil olahan sawit.
Hilirisasi berbasis koperasi juga membawa pesan simbolis: bahwa industri sawit tidak melulu dimonopoli korporasi. Petani bisa menjadi pemain, bukan sekadar pemasok. Dari desa, dari koperasi, sebuah pabrik CPO berbasis rakyat kini mulai dirintis.
KSMJ pun hadir sebagai bukti nyata bahwa hilirisasi sawit bisa tumbuh dari petani, untuk petani, lewat koperasi. Langkah kecil ini diharapkan menjadi fondasi besar bagi kemandirian ekonomi desa dan penguatan posisi petani sawit di masa depan.
Hilirisasi Sawit Bisa Berbasis Koperasi, KSMJ Tumbuh dari Petani
Diskusi pembaca untuk berita ini