Bengkulu, elaeis.co - Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Bickman SH MH mengatakan penggunaan pupuk organik memberikan sejumlah manfaat penting.

"Selain meningkatkan kesuburan tanah, pupuk organik juga membantu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang seringkali mahal dan dapat merusak lingkungan," katanya, kemarin.

Dikatakan, dengan memanfaatkan pupuk organik, petani sawit memiliki potensi untuk mengoptimalkan produksi tanaman mereka dengan biaya yang lebih efisien.

Dalam hal biaya, Bickman menjelaskan bahwa dengan jumlah uang yang sama, petani dapat memperoleh jumlah pupuk yang jauh lebih besar jika mereka memilih pupuk organik.

Sebagai contoh, dengan Rp 800 ribu, petani bisa mendapatkan pupuk organik dengan jumlah hingga 1 ton atau lebih. Sementara itu, dengan uang yang sama, hanya mungkin mendapatkan 50 kilogram pupuk kimia.

"Itu menunjukkan bahwa memanfaatkan pupuk organik dapat memberikan nilai tambah yang signifikan dalam hal kuantitas," tambah Bickman.

Bickman menambahkan bahwa penggunaan pupuk organik juga berkontribusi pada pengembangan praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dalam jangka panjang, ini dapat membantu menciptakan lingkungan pertanian yang lebih seimbang dan mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem.

"Dengan memanfaatkan pupuk organik dapat menjadi salah satu langkah penting menuju pertanian yang lebih berkelanjutan di sektor perkebunan sawit," ujar Bickman.

Makanya, menurut Bickman, terasa pentingnya inovasi dalam mengatasi masalah pupuk yang dihadapi oleh petani sawit.

"Petani harus mempertimbangkan penggunaan pupuk organik yang ketersediaannya cukup melimpah. Hal ini akan membantu meningkatkan produktivitas tanaman sawit secara efisien dan berkelanjutan," katanya.

"Petani sawit harus mampu berinovasi untuk mengatasi masalah pupuk seperti memanfaatkan pupuk organik yang ketersediaannya cukup banyak. Jika dengan uang Rp 800 ribu hanya memperoleh pupuk kimia sebanyak 50 kilogram maka dengan uang yang sama petani bisa mendapatkan jumlah pupuk hingga 1 ton lebih," katanya.