Pekanbaru, elaeis.co - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengingatkan kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan Dana Bagi Hasil (DBH) sawit.
Dia menyebutkan bahwa sesuai aturan yang ada dalam PP Nomor 38 Tahun 2023, DBH sawit itu diutamakan untuk perbaikan infrastruktur yang rusak.
Hal ini diungkapkannya di depan seluruh kepala daerah se-Provinsi Riau dalam acara Rapat Kerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Desa se Provinsi Riau Tahun 2023 di SKA CoEx Pekanbaru, kemarin.
"Uang (DBH sawit) ini digunakan untuk khususnya berkaitan dengan perbaikan-perbaikan jalan yang ada di masing-masing daerah," kata eks Bupati Siak dua periode itu.
"Tentunya pak bupati dan wali kota sudah maklum, karena kepada kami arahnya juga seperti itu, yaitu perbaikan jalan-jalan provinsi yang ada di sekitar perkebunan sawit yang ada di daerah masing-masing," tambahnya.
Gubernur Syamsuar merasa potensi yang dihasilkan dengan nilai DBH sawit yang diterima belum sesuai, mengingat Riau merupakan provinsi terbesar dalam penghasil sawit di Indonesia dan juga menjadi devisa negara.
Namun, ia mengaku akan berjuang lebih keras lagi, sehingga nilai yang diberikan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Riau.
"Walaupun saat ini belum sesuai, alhamdulillah kita terima dulu. Insyaallah kita berjuang lagi dengan para gubernur penghasil sawit agar kedepan bisa lebih besar dari apa yang kita terima dari yang saat ini, dan sesuai peruntukannya," kata dia.
Seperti diketahui, Provinsi Riau mendapatkan jatah sebesar Rp 308 miliar lebih dari anggaran DBH sawit Rp 3,4 triliun. Riau merupakan daerah yang mendapatkan porsi paling besar.
Berikut rinciannya:
1. Provinsi Riau: Rp 83.132.939.000
2. Kabupaten Bengkalis: Rp 22.160.404.000
3. Kabupaten Indragiri Hilir: Rp 43.397.030.000
4. Kabupaten lndragiri Hulu: Rp 27.305.271.000
5. Kabupaten Kampar: Rp 34.756.301.000
6. Kabupaten Kuantan Singingi: Rp 16.998.738.000
7. Kabupaten Pelalawan: Rp 33.873.165.000
8. Kabupaten Rokan Hilir: Rp 39.293.736.000
9. Kabupaten Rokan Hulu: Rp 33.687.684.000
10. Kabupaten Siak: Rp 27.419.188.000
11. Kota Dumai: Rp 16.782.649.000
12. Kota Pekanbaru: Rp 13.227.487.000.
Gubri Syamsuar Minta DBH Sawit Dioptimalkan untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan yang Rusak
Diskusi pembaca untuk berita ini