Komitmen tersebut kemudian diwujudkan melalui rencana monitoring pascapelatihan. DGL akan melihat bagaimana peserta menerapkan materi yang telah diperoleh sekaligus mengidentifikasi persoalan yang muncul ketika mereka kembali ke kebun.
Gema menjelaskan, langkah tersebut penting agar pelatihan dapat memberikan manfaat yang lebih panjang. Dengan adanya monitoring, penyelenggara juga dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan peserta setelah mengikuti pembelajaran.
“Selanjutnya DGL akan terus memonitor pasca pelatihan. Dengan demikian, materi yang telah diajarkan bisa dimanfaatkan dan kami bisa mengetahui apa kendala yang dihadapi peserta,” jelasnya.
Selain monitoring, DGL juga mendorong pembelajaran berkelanjutan melalui Learning Management System (LMS) DGL, sehingga proses penguatan pengetahuan tidak berhenti ketika rangkaian pelatihan berakhir.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, S.Pt., MM, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai peningkatan kualitas SDM pekebun memiliki keterkaitan langsung dengan upaya mendorong produktivitas perkebunan kelapa sawit.
Ia berharap peserta tidak hanya mengikuti pelatihan sebagai kewajiban, tetapi mampu memanfaatkan materi yang diberikan untuk memperbaiki pengelolaan kebun.
“Kami mengapresiasi terlaksananya acara ini, karena petani akan mendapatkan pelatihan dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan bukan sekadar teori,” ujarnya.
Hendrizal juga menekankan pentingnya kemampuan pekebun dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, pemanfaatan media sosial dan sumber informasi digital dapat membantu peserta memperluas wawasan mengenai perkembangan sektor perkebunan.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batanghari, Fahrizal, S.H., M.H., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan yang diikuti pekebun dari wilayahnya.
Pelaksanaan program tersebut juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara DGL Learning Institute dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, serta kerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batanghari.
Fahrizal tidak menampik, kerja sama tersebut merupakan bagian dari penguatan sinergi antara lembaga pelatihan dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas SDM perkebunan di Jambi.
BPDP, Ditjenbun dan DGL Kolaborasi Tingkatkan SDM Petani Swadaya di Batang Hari Jambi
Diskusi pembaca untuk berita ini