Nusantara 

Tiap Kantor Bupati Bakal Ditaburi 100 Ton Brondolan

Tiap Kantor Bupati Bakal Ditaburi 100 Ton Brondolan
Ketua umum DPP Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung (kiri) saat menggelar pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina DPP Apkasindo, Moeldoko. foto: ist

Jakarta, elaeis.co - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) nampaknya tak main-main dengan omongannya akan menagih kerugian mereka selama 19 hari akibat turbulensi harga Tandan Buah Segar (TBS) oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

“Kerugian kami yang Rp14,478 triliun itu harus kami tagih ke negara. Dalam waktu dekat, Apkasindo 22 provinsi sudah sepakat datang ke Istana Negara dan Kemenko Ekonomi untuk menggalir aksi. Semua ketua DPW datang berpakaian adat masing-masing dan cukup hanya ketua, biar enggak disusupin pihak lain,” terang ketua umum DPP Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung, kepada elaeis.co, tadi pagi. 

Baca juga: Kerugian Sudah Rp14 triliun, Petani Sawit Siapkan Penagihan

Lantas 146 DPD Apkasindo yang ada kata ayah dua anak ini, sudah diperintahkan untuk mengantar brondolan TBS ke kantor bupati dan wali kota. Brondolan ini akan ditumpangolah menjadi minyak goreng sawit curah. 

Masing-masing DPD mengantar 100 ton. Ini berarti bakal ada 14.600 ton brondolan yang bakal diolah dan ini akan menghasilkan mgs setara 3,6 juta liter. “Semua ini akan kami sumbangkan ke Menteri Perdagangan,” katanya.

Meski begitu kata Gulat, DPP Apkasindo masih menunggu petunjuk dan persetujuan dari Ketua Dewan Pembina DPP Apkasindo, Moeldoko. “Yang pasti kami sudah siaga 1. Ini bukan mengancam, tapi hanya menutut hak kami sebagai warga negara Indonesia yang dijamin oleh UUD 1945,” ujar Gulat. 


 

Editor: Abdul Aziz