Serba-Serbi 

Ninja Sawit Tewas di Tangan Rekan Sendiri

Ninja Sawit Tewas di Tangan Rekan Sendiri
Agus Andani (32), tersangka pembunuh rekannya sendiri, diamankan di Polres Batanghari. Foto: Ist.

Muara Bulian, elaeis.co - Muhlisin (32), warga RT 13 Desa Peninjauan, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi, tewas ditikam saat sedang terlelap di rumahnya. Nyawa pencuri alias ninja sawit tersebut melayang akibat empat tusukan pisau dapur. 

Kapolres Batanghari AKBP M Hasan mengungkapkan, tersangka pembunuh korban bernama Agus Andani (32), juga warga RT 3 Desa Peninjauan.

"Kasus ini berawal dari aksi pencurian buah kelapa sawit PT Adimulia Palmo Lestari (APL) yang dilakukan pelaku bersama-sama dengan korban serta Iwan dan Daud" katanya dalam jumpa pers, Jumat (13/5).

Pencurian itu dilakukan pada Rabu 11 Mei sekira pukul 21.00 WIB. Usai beraksi, pelaku langsung pulang ke rumahnya sementara korban dan dua orang lainnya pergi menjual kelapa sawit hasil curian.

Keesokan hari sekitar pukul 5 sore, pelaku mendatangi rumah korban. Daud dan Iwan juga berada di rumah itu. 

"Pelaku menanyakan uang pembagian dari hasil penjualan buah kelapa sawit curian kepada korban," katanya.

Ternyata uang hasil penjualan sawit sudah habis, korban mengaku dipakai buat beli narkoba jenis sabu-sabu. Pelaku akhirnya pulang ke rumah namun masih menyimpan sakit hati.

Sekira pukul 8 malam, pelaku kembali mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah pisau dapur yang dibawa dari rumahnya. "Itu yang dipergunakan untuk menikam korban," ucapnya.

"Sampai di rumah korban, pelaku langsung masuk kamar dan korban sedang tidur dengan posisi terlentang. Tapi tidak langsung dibunuh. Pelaku lalu berbaring di samping korban dengan pisau di tangan kanannya," tambahnya.

Menurutnya, Agus rebahan di samping Muhlisin selama 1 jam.

"Dia mau memastikan korban sudah tertidur pulas. Barulah kemudian menghujamkan pisau kepada korban sebanyak empat tusukan. Bagian pinggang satu kali, bagian leher dua kali, dan bagian punggung sebanyak satu kali. Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri," katanya.

 

Editor: Rizal