Serba-Serbi 

Ibu Ini Tipu Korbannya yang Mau Masuk Polisi hingga Rp150 Juta

  • Reporter Bayu
  • 26 Januari 2022
Ibu Ini Tipu Korbannya yang Mau Masuk Polisi hingga Rp150 Juta
Polisi tangkap ibu penipuan masuk polisi. Ist

Pekanbaru, Elaeis.co - Masih saja ada yang memanfaatkan momen perekrutan calon anggota kepolisian untuk mendapatkan cuan haram. 

Kali ini, seorang Ibu rumah tangga (IRT) berinisial R (41) berhasil diringkus oleh kepolisian karena menipu korbannya dengan iming-iming jaminan lolos menjadi anggota polisi. 

Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama mengatakan, dalam aksi penipuan itu, R berhasil menggondol uang korbannya hingga Rp150 juta. 

"Pelaku R kami tangkap setelah menerima laporan penipuan dari korban. Modusnya dengan cara menjanjikan masuk Polri," ungkap Komang, Rabu (26/1).

Dijelaskan Komang, aksi penipuan itu dilakukan pada 2020 lalu. Saat itu korban yang gagal dalam tes psikologi kemudian didatangi pelaku dan menawarkan bantuan dengan iming-iming korban dijanjikan akan diberangkatkan pendidikan Tamtama Brimob. Pelaku juga menyebutkan bahwa korban tidak perlu mengikuti tes tahap awal. 

"Pelaku mengiming-imingi dan bilang bisa korban ikut pendidikan Polri tanpa ikut tes lagi. Pelaku minta sejumlah uang imbalan dengan alasan kenal panitia penerimaan, katanya nanti masuk lewat jalur sisipan," bebernya. 

Keluarga korban yang tergiur kemudian mempercayai pelaku. Yang yang diperkirakan senilai Rp150 juta itu diberikan kepada pelaku dengan bertahap.

"Pengakuan korban sudah ratusan juta ya. Hampir Rp 150 juta dan dibayarkan cash sama transfer secara bertahap, tapi untuk yang bisa kita buktikan baru Rp 62 juta. Itu diakui pelaku," ujarnya. 

Komang mengungkapkan, berdasarkan keterangan pelaku, dia juga diberi janji oleh seseorang yang menjamin korban untuk dapat lolos. Dan uang yang diperoleh dari korban rencananya juga akan diberikan kepada orang tersebut. 

"Kata pelaku ada orang lain yang janjikan. Siapa orang ini nanti kita kejar, yang jelas ini sangat mencederai institusi Polri," pungkasnya.

Editor: Sany Panjaitan