https://www.elaeis.co

Berita / Internasional /

Penyerang Khatib Masjidil Haram Mengaku Imam Mahdi

Penyerang Khatib Masjidil Haram Mengaku Imam Mahdi

Pelaku penyerangan khatib Sholat Jumat Masjidil Haram mengaku sebagai Imam Mahdi (Screengrab: Arab News)


Jakarta, Elaeis.co - Seorang pria berpakaian ihram dan membawa tongkat ditangkap petugas keamanan saat mencoba menyerang khatib shalat Jumat di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (21/5) lalu. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Sebagaimana dilansir iNews.id mengutip laporan surat kabar Al Watan, hasil investigasi awal  menyebutkan pelaku berusia pria 40 tahun warga negara Arab Saudi. Namun pria yang berusaha naik ke mimbar saat khatib Syekh Baleelah berkhutbah itu tak disebutkan identitasnya secara detail.

Untunglah, sebelum berhasil mencapai mimbar dan mencelakai Syekh Baleelah, ia lebih dahulu ditangkap oleh petugas keamanan, Mohammed Al Zahrani, serta petugas lain.

Syekh Baleelah tetap melanjutkan khutbah meskipun menyaksikan kejadian dan keselamatannya terancam.

Saat diamankan, pelaku mengaku dirinya sebagai  Sang Imam Mahdi Al Muntadhar (yang dinantikan). Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan akan melakukan verifikasi kondisi kesehatan pelaku. 

Maret lalu, Masjidil Haram juga dihebohkan seorang pria yang memegang pisau dan berjalan di antara para jemaah sambil meneriakkan perkataan ekstremis. Dia lalu dihantam menggunakan kursi oleh jemaah dan petugas keamanan.

Pada tahun 1979, Juhaiman Al Otaibi serta saudara iparnya yang mengaku sebagai Imam Mahdi, Mohammed Al Qathani, juga bikin geger sejagat karena menyandera ratusan jemaah Masjidil Haram selama sepekan.

Petugas keamanan dikerahkan dalam operasi besar-besaran untuk membebaskan Masjidil Haram dari Qathani dan ratusan pengikutnya. Qathani dan banyak pengikutnya tewas dalam penggerebekan.

Sementara itu Juhaiman ditangkap setelah penggerebekan, kemudian dieksekusi mati setelah divonis bersalah.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :