https://www.elaeis.co

Berita / Serba-Serbi /

Karyawan Mogok Kerja, PKS Berhenti Operasi

Karyawan Mogok Kerja, PKS Berhenti Operasi

Perwakilan serikat pekerja FSPMI PT GSS berdialog dengan sejumlah pihak terkait tuntutan tunjangan perumahan dan beras (Antara)


Jakarta, Elaeis.co - Satu pabrik minyak kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak Kamis (19/8) berhenti beroperasi mengolah tandan buah segar (TBS) kelapa sawit karena karyawannya mogok kerja.

 
“PKS yang berhenti beroperasi itu yakni PT GSS di Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh,” kata Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan dan Tenaga Kerja Kabupaten Mukomuko, Juni Kurniadiana, dikutip Antara.

Para karyawan PT GSS yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) melakukan aksi mogok kerja karena menuntut sejumlah hak, salah satunya tunjangan perumahan dan beras kepada perusahaan tersebut.

Menurut Juni, pada Kamis (19/8) sudah ada pertemuan dengan berbagai pihak terkait dalam rangka menyelesaikan perselisihan antara PT GSS dengan karyawan perusahaan ini. Pihak terkait tersebut yakni Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan dan Tenaga Kerja, Waka II DPRD Kabupaten Mukomuko Novianto, Anggota Komisi I DPRD Mukomuko Sukandi, Kapolsek Pondok Suguh, Manager PT GSS, dan perwakilan Serikat Pekerja FSPMI
 
“Sudah diupayakan berdamai, tetapi sepertinya belum ada solusi maupun kesepakatan karena pihak pabrik di daerah ini tidak bisa memutuskan,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun para karyawan yang tergabung dalam FSPMI melakukan aksi mogok kerja, tetapi mereka tidak menghalangi perusahaan untuk menerima TBS dan juga tidak menutup pabrik tersebut.

“Mereka masih mempersilahkan pabrik melaksanakan kegiatan seperti biasa, tetapi pabrik tidak bisa beroperasi karena karyawannya mogok kerja,” tukasnya.
 
Menurutnya, petani yang selama ini menjual TBS kelapa sawit kepada PT GSS untuk sementara beralih ke PKS lain, “Masih ada alternatif, menjual TBS ke pabrik lain,” sebutnya.

Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Mukomuko, AKBP Witdiardi, dalam keterangannya mengatakan, sejumlah personel Polsek Pondok Suguh melaksanakan monitoring mediasi antara serikat pekerja FSPMI dengan PT GSS.

Pihak kepolisian resor setempat terus melakukan pengamanan untuk memastikan tidak ada keributan selama aksi mogok kerja karyawan pabrik.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :