https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Harga Sawit Hanya Ilusi, tak Bikin Petani Kaya

Harga Sawit Hanya Ilusi, tak Bikin Petani Kaya

Ilustrasi petani sawit menjual hasil panen (Facebook)


Pekanbaru, Elaeis.co - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau terus naik. Kemarin Tim Penetapan Harga TBS di Dinas Perkebunan Provinsi Riau mengumumkan harga sawit tertinggi untuk periode pekan ini Rp 3.014,81/kg. 

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan, banyak orang berasumsi petani sawit semakin sejahtera di tengah tingginya harga sawit. Nyatanya, petani sawit saat ini justru tertekan. 

Sebab, meskipun harga sawit tinggi, biaya perawatan kelapa sawit juga melonjak tajam akibat meroketnya harga pupuk.

“Persentase kenaikan harga pupuk jauh melampaui kenaikan harga TBS sawit. Jadi semua itu hanya tipu-tipu saja,” kata Gulat kepada Elaeis.co, Rabu (13/10/2021).

Jika dihitung-hitung, katanya, pendapatan bersih petani dari kebun kelapa sawitnya sebenarnya minim kalau tidak tekor.

“Pendapatan petani dari per kilo TBS itu idealnya kurang lebih Rp 1.200. Sekarang terpangkas, cuma dapat Rp 300 perak per kilo gara-gara harga pupuk naik 120 persen,” bebernya. 

“Bohong kalau dibilang orang petani sawit makin kaya,” tegasnya. 

Dia mendesak pemerintah segera mengambil langkah menstabilkan harga pupuk. “Kembalikan seperti sebelumnya agar para petani benar-benar bisa merasakan manisnya harga sawit,” pungkasnya.


 

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :