https://www.elaeis.co

Berita / Sumatera /

Digisawit.com Resmi Diluncurkan, Sekda Provinsi Jambi Harap Platform Ini Jadi Solusi Digital Sektor Sawit

Digisawit.com Resmi Diluncurkan, Sekda Provinsi Jambi Harap Platform Ini Jadi Solusi Digital Sektor Sawit

Sekda Provinsi Jambi, Sudirman saat Peluncuran digisawit.com, Foto:Ados


Jambi, elaeis.co -  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., menyampaikan harapan besar terhadap kehadiran platform digital Digisawit.com yang resmi diluncurkan di Universitas Jambi. Ia menilai, platform ini dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat posisi petani di pasar, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperluas akses terhadap sumber daya dan pasar agribisnis sawit. Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Platform Digisawit.com di Auditorium Gedung Unifac, Kampus Universitas Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (17/6).

Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Universitas Jambi dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) atas inisiatif dan inovasi yang dihadirkan melalui platform ini. Menurutnya, Digisawit.com merupakan wujud transformasi digital di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, yang dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan global.

“Platform ini menjadi sistem informasi manajemen yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan daya saing industri sawit di Provinsi Jambi. Ini adalah langkah konkret menuju modernisasi dan keberlanjutan sektor perkebunan melalui digitalisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa sektor pertanian, termasuk perkebunan kelapa sawit, memainkan peran sentral dalam perekonomian Provinsi Jambi. Berdasarkan data triwulan II tahun 2024, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jambi sebesar 34,10 persen. Dari sisi komoditas, kelapa sawit tercatat sebagai tanaman yang paling dominan diusahakan di daerah ini. Hasil Sensus Pertanian 2023 menunjukkan bahwa dari 565.489 unit usaha pertanian perorangan (UTP) di Jambi, sebanyak 271.702 UTP mengusahakan kelapa sawit.

Meskipun kontribusinya besar, sektor ini masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari produktivitas rendah, isu lingkungan, konflik lahan, hingga keberlanjutan usaha. Sekda menyoroti bahwa masih terdapat kelompok masyarakat, terutama petani kecil yang tidak memiliki lahan, hidup dalam kondisi kemiskinan ekstrem.

“Para pekebun yang tidak memiliki lahan harus menjadi perhatian kita bersama. Perlu ada pencerahan dan keadilan dalam pembagian lahan, agar mereka pun bisa mendapatkan manfaat ekonomi yang sama. Banyak perusahaan yang kurang memperhatikan posisi petani-petani kecil ini,” tegasnya.

Melalui platform Digisawit.com, Sekda berharap ada penguatan dari sisi tata kelola, transparansi data, dan akses informasi yang menyeluruh bagi para petani, termasuk dalam menjamin keberlanjutan agribisnis sawit ke depan. Pemerintah Provinsi Jambi, katanya, berkomitmen mendukung penuh inovasi berbasis teknologi yang diharapkan mampu mengubah wajah sektor perkebunan menjadi lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

“Pemerintah Provinsi Jambi membuka ruang kolaborasi lintas sektor. Transformasi ini tidak bisa dilakukan sepihak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan para petani. Kolaborasi adalah kunci,” tutur Sekda Sudirman.

Sementara itu, Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, serta Kabupaten Batang Hari atas dukungan terhadap peluncuran platform ini. Ia menegaskan bahwa UNJA siap terus bersinergi dalam upaya mendorong revitalisasi agribisnis sawit dan memajukan sektor pertanian yang berorientasi masa depan.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :