Berita / Nusantara /
Didesain Hasilkan Bunga Jantan, Benih Buatan Socfindo Siap Tingkatkan Fruitset Sawit
Bibit sawit produksi Socfindo. foto: ist.
Jakarta, elaeis.co – PT Socfin Indonesia (Socfindo) resmi memperkenalkan benih kelapa sawit unggulan terbarunya bernama SM, sebuah inovasi agronomi yang dirancang khusus untuk menghasilkan bunga jantan secara dominan.
Varietas ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan fruitset atau kebernasan buah sawit, masalah yang kian krusial seiring berkurangnya bunga jantan dan terganggunya populasi penyerbuk alami seperti kumbang Elaeidobius.
Benih SM akan diperkenalkan secara resmi dalam ajang Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2025, yang berlangsung pada 7–9 Agustus 2025 mendatang di Ska-Coex, Pekanbaru, Riau.
“Berbeda dari varietas yang dikejar produksinya, SM difokuskan sebagai tanaman pendamping yang menyediakan serbuk sari secara stabil, terutama di kebun dengan sex ratio timpang,” kata Dadang Afandi, Manager Breeding Socfindo, dalam keterangan persnya Selasa (24/6).
SM dikembangkan melalui riset jangka panjang sejak 2006. Fokus pemuliaan diarahkan secara intensif pada 2012, setelah Socfindo memperoleh bahan tanaman dari mitra peneliti yang menunjukkan karakter bunga jantan tinggi.
Proses pemuliaan berlangsung selama lebih dari satu dekade, hingga pada 2024, benih SM dinyatakan siap dipasarkan secara terbatas.
“Varietas ini cocok ditanam berdampingan dengan klon produksi tinggi untuk menjaga keberlanjutan penyerbukan dan mendukung populasi penyerbuk alami,” tambah Dadang.
Menurut data internal Socfindo, pesanan benih SM telah mencapai 1 juta butir. Namun untuk tahun pertama produksi 2025, perusahaan hanya mampu memenuhi sekitar 250 ribu butir.
“Kami melihat respons pasar sangat positif. Banyak pekebun yang mengeluh soal turunnya fruitset karena minim bunga jantan. SM hadir sebagai jawaban praktis dan presisi,” ujar Indra Syahputra, Head Socfindo Seed Production and Laboratories (SSPL).
Indra juga menegaskan bahwa layanan purna jual akan diperkuat dengan pendampingan langsung ke lapangan.
“Kami ingin memastikan performa SM di lapangan maksimal, apalagi untuk kebun-kebun yang terdampak perubahan iklim,” katanya.
Selain SM, Socfindo juga akan memamerkan varietas unggulan lain seperti Lame, Yangambi, dan MTG. Dalam SIEXPO 2025, perusahaan juga menampilkan layanan laboratorium analitik dan konsultasi agronomis sebagai bagian dari ekosistem inovasi mereka.







Komentar Via Facebook :