Berita / Serba-Serbi /
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku 15 Mei, Begini Kalau Tak Setuju
Logo WhatsApp (Time via Tempo.co)
Jakarta, Elaeis.co - Aplikasi kirim pesan dan panggilan video populer, WhatsApp, merubah aturan privasi. Rencananya privasi baru itu akan berlaku 15 Mei mendatang dan pengguna akan diminta untuk menyetujuinya. Kalau tidak bagaimana ?
Seperti dilansir CNBC Indonesia, Senin (3/5, inti kebijakan privasi baru itu adalah pengguna mengizinkan WhatsApp membagikan data kepada induknya Facebook. Praktik pembagian data dengan Facebook telah lama dijalankan oleh WhatsApp.
Data yang dibagikan seperti level baterai, kekuatan sinyal perangkat, versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi sistem operasi perangkat, dan identifikasi unik terkait dengan perangkat atau akun yang sama.
WhatsApp sendiri mengklaim kebijakan privasi tidak mengubah cara berkomunikasi antar pengguna. End-to-end encryption tetap digunakan dalam seluruh pesan sehingga WhatsApp tidak bisa mengintip pesan yang dikirim pengguna. WhatsApp juga memastikan perusahaan tidak bisa melihat lokasi yang dibagikan pengguna dan tidak akan memberikan kontak pengguna pada Facebook.
Jika pengguna menolak kebijakan privasi baru itu, WhatsApp akan memberikan tenggat selama 120 hari untuk berpikir kembali. Di masa 120 hari itu, akun WhatsApp dikategorikan tidak aktif sehingga tidak bisa digunakan membaca dan menulis pesan. Fungsinya hanya menerima panggilan serta notifikasi.
Lewat masa itu, akun WhatsApp akan terhapus secara otomatis jika tidak memberi persetujuan. Menghapus dan menginstal kembali WhatsApp atau mengganti nomor ponsel tidak akan merubah keadaan, tetap akan diminta menyetujui aturan privasi baru itu.


Komentar Via Facebook :