https://www.elaeis.co

Berita / Bisnis /

Arebi Riau Catat Penjualan Unit Rumah Mulai Membaik

Arebi Riau Catat Penjualan Unit Rumah Mulai Membaik


Pekanbaru, Elaeis.co - Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Riau mencatat penjualan unit perumahan di Riau mulai menggeliat naik pasca anjlok lantaran ikut terdampak mewabahnya covid-19 di Riau. Setahun penjualan unit rumah yang dilakukan Arebi Riau jeblok hingga 50 persen.

Ketua DPD Arebi Riau, Frans Hadira Daeli saat berbincang bersama Elaeis.co mengatakan kenaikan terjadi sejak awal 2021 lalu. Namun puncaknya terjadi pada April kemarin.

"Saat ini memang ada perkembangan di tubuh Arebi Riau. Sedikit demi sedikit ada peningkatan penjualan," tuturnya.

Kendati begitu, Frans menyampaikan peningkatan yang terjadi belum melampoi titik normal penjualan sebelum virus yang pertama kali mewabah di China itu menyerang Riau. Dari penjualan yang turun sampai 50 persen, saat ini penjualan sudah hampir 70 persen menyentuh angka normal.

"Artinya, penjualan rumah meningkat sampai 30 persen saat ini," tuturnya.

Diceritakannya, memburuknya penjualan unit perumahan yang dilakukan Arebi selain karena perekonomian masyarakat Riau yang terganggu, juga lantaran adanya relaksasi dari perbankan yang justru memperketat pembelian rumah dengan cara kredit (KPR). 

"Kalau saat ini ekonomi masyarakat membaik. Artinya daya beli dari masyarakat itu ada tapi perbankan masih sangat hati-hati untuk memberikan pembiayaannya," tuturnya

Peningkatan penjualan tadi kata Frans, turut dipengaruhi tingginya naiknya harga komoditi di Riau. Terutama harga buah tandan kelapa sawit. Namun balik lagi, regulasi perbankan masih menjadi hambatan.

"Mereka (perbankan) menilai kenaikan harga sawit itu hanya spontanitas, maksudnya tidak pasti sehingga mereka masih hati-hati untuk mengeluarkan KPR. Dan secara keseluruhan terdampak di kita," paparnya.

Peningkatan yang terjadi tadi khusus di sektor penjualan rumah tipe komersil. Yakni tipe 45-70 yang dibandrol mulai dari Rp200-500 jutaan.

"Memang tidak sedikit konsumen yang minati perumahan tipe tersebut dari luar daerah. Artinya Pekanbaru masih menjadi wilayah paling banyak penjualannya," terangnya.

Frans mengatakan melihat ekonomi Riau yang membaik maka akan membaik pula penjualan perumahan yang dilakukan Arebi Riau. Bahkan dia optimis capai target yang dicanangkan 24 perusahaan yang menjadi anggota Arebi Riau.

"Target memang kita belum tentukan, namun saat ini satu perusahaan dengan beberapa tim yang ada mampu menjual puluhan rumah. Nah ini membuktikan bahwa ekonomi masyarakat Riau berangsur membaik," tandasnya.

BACA BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar Via Facebook :