Berita / Bisnis /
Apkasindo Perjuangan: Pabrik Minyak Goreng Perlu Ditumbuhkan
Ilustrasi minyak goreng. Net
Jakarta, elaeis.co - Berkaca dari kondisi saat ini dimana minyak goreng masih dibandrol dengan harga yang cukup tinggi dan ketersediaan yang terbatas, pabrik minyak goreng dinilai harus tumbuh di berbagai wilayah se-Nusantara. Terutama di wilayah sentral penghasil kelapa sawit sebagai bahan baku minyak goreng tadi.
Alfian Arahman mengatakan, memang sudah saatnya pabrik minyak goreng itu diperbanyak. Sebab ini juga akan berdampak dengan harga tandan buah segar (TBS) para petani.
"Dari fakta yang ada pabrik kelapa sawit (PKS) yang langsung memproses minyak goreng justru berani membayar lebih mahal TBS petani dibandingkan yang tidak ada refinery minyak goreng," tuturnya, saat berbincang dengan elaeis.co, Jumat (1/4/2022).
Sementara lanjut Alfian, keberadaan atau suplay minyak goreng belum merata ke seluruh daerah. Sehingga jika ada pabrik minyak goreng tentu dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng di wilayah itu.
"Bahkan bisa saja over produksi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan minyak goreng di wilayah lain," kata Alfian.
Kelangkaan yang terjadi tentu sangat membuat masyarakat khawatir bahkan kesusahan. Padahal jika dikaji terkait bahan bakunya, tersedia masih banyak.
"Ke depan memang harus ada perkembangan pabrik minyak goreng itu. Sebab kita yang berada di daerah tidak bisa terus bergantung dengan pabrik minyak goreng yang rata-rata berdiri di pulau Jawa," paparnya.
Jika hanya mengandalkan pabrik yang ada, maka dikawatirkan kondisi saat ini tidak mengalami perubahan banyak. Belum lagi dihitung biaya pendistribusian yang cukup tinggi.
Langkah ini sejatinya dapat dilakukan oleh Kementeran perdagangan dan dan Kementerian Perindustrian.
"Seharusnya Kementrian Perdagangan dan Kementrian Perindustrian dapat memperhatikan kondisi saat ini," tandasnya.

Komentar Via Facebook :